Apa Itu Game Designer?

Apa Itu Game Designer?

Sesuai dengan namanya, seorang Game designer merupakan seseorang yang bertugas untuk merancang sebuah konsep dari video Games atau permainan baik di smartphone, konsol, website atau komputer.

Seorang desainer game secara kasar akan menuliskan konsep atau draf dari video game yang akan diciptakan mulai dari plot sampai tingkat kesulitannya.

Seorang game designer lebih fokus terhadap desain dari game itu sendiri dan akan bekerjasama dengan tim lainnya untuk mengeksekusi game serta melakukan pengujian pada user.

Perbedaan Game Designer dan Game Programmer

Dalam proses pembuatan video game banyak sekali tim atau departemen yang terlibat. Salah satunya adalah game programmer. Game programmer dan game designer kadang-kadang dikatakan adalah pekerjaan yang sama.

Namun kenyataannya 2 profesi ini memiliki tugas serta tanggung jawab yang berbeda. Apa yang membedakan antara programmer dan designer

1. Game programmer
Seorang game programmer ikut terlibat dalam mengambil spesifikasi desain yang sudah dibuat oleh designer, memasukkan art dan design.

Secara khusus, mereka membuat coding yang sedemikian rupa supaya dapat menjadi sebuah game untuk dimainkan.

Untuk menjadi seorang game programmer dibutuhkan skill matematika, logika, coding, skill komputer, dan API. Ada sebanyak hal yang harus diprogram dalam video game, seperti:

  • memetakan lapisan-lapisan dalam lingkungan video game
  • mengimplementasikan artificial intelligence (AI) untuk karakter non-player
  • menghubungkan sesama pemain supaya dapat bermain bersama dalam layar

2. Game designer

Seorang designer lebih konsentrasi dan mengkhususkan segi kreativitas dalam suatu video game. Designer sudah bisa memperkirakan ekspektasi yang diinginkan oleh user dalam suatu video game.

Dari situlah konsep dan rancangan akan diciptakan oleh semua designer. Di samping itu, ada beberapa hal lain yang dilakukan oleh designer, yaitu:

  • menciptakan struktur video game, bagaimana cara mainnya dan peraturannya
  • berkolaborasi dengan tim lain untuk membawa game berhasil ke pasaran
  • menciptakan layout, konsep, dan gameplay
  • menciptakan dan mengelola dokumentasi produk
  • desainer yang masih berada di entry-level, fokus ke hal-hal yang lebih sederhana seperti level design atau penempatan objek dalam game.

Tugas dan Tanggung Jawab Game Designer

Berdasarkan penjelasan dari Career Explorer, bertugas untuk menjadikan konsep gameplay dan layout dari sebuah game menjadi kenyataan. Hal ini sering kali dilakukan melalui eksperimen dan juga pengembangan dari game yang sudah ada.

Bagian dari konsep yang dapat menjadi tanggung jawab Game Designer, di antaranya:

  • plot dan storyline
  • karakter
  • peta, skenario, dan tingkat kesulitan
  • cara untuk memenangkan atau kalah dalam permainan
  • penciptaan user interface

Skill dan Kualifikasi Game Designer

Ingin sekali mencoba untuk menjadi seorang game designer? Dilansir dari Computer Science, ada hal-hal penting harus dimiliki oleh seorang designer. Di antaranya adalah:

1. Kreativitas
Kreativitas sangat diperlukan untuk menjadi seorang designer. Mereka harus mempunyai banyak gagasan untuk mengkonsepkan game yang akan dibuat.

Tak hanya itu, designer juga harus mengetahui nilai-nilai estetika yang menarik dan juga fungsional. Tidak semua perusahaan mengharuskan video game designer memiliki pengalaman dalam desain grafis.

Meski demikian, bila kamu memilikinya bisa menjadi nilai plus.

2. Skill teknologi
Berurusan dengan game tentunya berurusan juga dengan teknologi. Designer akan menggunakan software editing dan juga aplikasi desain untuk membuat konsep dari ide-ide cemerlangnya.

Mereka juga harus membuat prototipe yang diharuskan dengan segala jenis software agar dapat dilakukan percobaan ke pasar.

3. Problem solving
Proses demi proses akan dilakukan dalam pembuatan sebuah video game. Di samping itu, banyak juga hal-hal yang tak terduga terjadi saat proses pembuatan bahkan saat proses pengujian ke publik.

Maka dari itu anda harus memiliki skill problem solving yang baik supaya anda mempunyai tidak sedikit rencana untuk mengatasi hal-hal yang tidak bisa diprediksi.

4. Manajemen waktu
Pembuatan sebuah video game biasanya akan di berikan deadline untuk tahap percobaan sampai peluncuran. Proses desain dalam video game juga sangat terbatas sehingga seorang designer harus pandai dalam mengatur waktu.

5. Teliti
Seorang desainer dituntut untuk teliti dan selalu memperhatikan detail dalam setiap desainnya. Dalam merancang sebuah game, designer tak hanya merancang lapisan luarnya saja.

Apalagi, untuk zaman sekarang, animasi dituntut untuk terlihat hidup demi menambah pengalaman dalam bermain video game.

Tidak hanya itu saja, cerita, plot, sampai tingkat tantangan harus benar-benar dicerna supaya tidak terjadinya plot-hole atau bug

Designer harus sangat hati-hati dalam membuat desain dan memeriksa kembali sebelum di berikan ke tim lain. Jangan sampai salah banyak akan membuat seluruh tim jadi mengulang proses mulai dari awal.

Bagaimana jenjang karier seorang game designer? Awal mulanya kamu akan mengawali dengan menjadi junior designer dan dilanjutkan menjadi designer.

Jika performamu bagus kemugkinan akan naik menjadi senior designer atau lead designer. Apakah cukup sampai di situ?

Tentu tidak! Setelah menjadi lead designer anda dapat naik lagi menjadi seorang design director. Namun, setiap perusahaan tentu memiliki tingkatan yang berbeda-beda dalam segi posisi.

Dengan semua tugas dan tanggung jawab serta kualifikasi di atas, apakah kamu masih mempunyai mimpi untuk menjadi seorang video game designer? Atau ada posisi lain yang kamu impikan?