paving block

Jenis-jenis varian paving block yang diproduksi oleh Pabrik paving block

paving block

Paving block merupakan beton pracetak yang segmen-segmen kecil dengan bentuk dan warna yang beraneka ragam. Paving block sendiri biasanya pemasangannya harus saling mengunci satu sama lain. Pemanfaatan paving block juga beraneka ragam, mulai dari sekedar untuk perata jalan, hingga untuk keperluan peningkatan nilai estetika suatu lahan. Untuk itu, pabrik paving block harus selalu melakukan survey pasar agar jenis paving block yang mereka produksi ataupun hasilkan selalu relevan. 

Jenis-jenis paving block produksi pabrik paving block

Untuk memudahkan pemahaman kita mengenai jenis-jenis paving block yang dihasilkan oleh pabrik paving block, simak terus ulasan berikut ini. 

1. Model Trihex

Paving block jenis ini di Indonesia lebih familiar dengan sebutan paving block segitiga. Bentuk dari paving block ini sangat unik karena jika dilihat dengan seksama, maka akan dijumpai pola seperti potongan-potang sarang lebah jika disatukan. Untuk ukuran paving block model trihex yaitu sekitar 19×10 cm dengan ketebalan mencapai 10 cm.

2. Model Bata

Paving blok model bata merupakan paving block yang paling sering ditemui di sekitar kita, hal ini disebabkan bentuk dan pemasangan dari model ini terbilang sederhana. Sama seperti bentuk batu bata, paving block ini memiliki bentuk dasar berupa persegi panjang yang biasanya memiliki ukuran sekitar 10×21 cm.

3. Model Uskup

Dari namanya, sudah dapat dibayangkan jika paving block ini akan terlihat seperti topi seorang uskup.  Dalam pemasangannya, model ini sering dijumpai di area sekitar jalan raya karena sifat dari model uskup memang cenderung lebih kokoh. Jika dilihat dari ukurannya, model ini terbilang besar dengan dimensi tinggi hingga 30 cm serta lebar yang bisa mencapai 21 cm.

4. Model Rumput

Jika pada umumnya paving block digunakan untuk meratakan tanah, paving block dengan model ini justru lebih ditujukan untuk keperluan peningkatan estetika, sebab bentuknya sendiri tidak memiliki permukaan yang rata. Paving block rumput ini jika telah dipasang, akan terdapat suatu area lubang dibagian pertemuan sisi-sisi paving block yang biasanya digunakan untuk tempat tumbuh rerumputan di bawahnya. Pabrik paving block yang memproduksi model ini biasanya menyediakan dalam dua jenis, yaitu ukuran 40×40 cm dan ukuran 30×45 cm.

5. Model Hexagon atau segi enam

Salah satu kelebihan dari paving block model ini adalah ketika telah terpasang dia akan kokoh dan tahan lama karena bentuknya yang berupa segi enam atau hexagon memiliki daya kunci yang tinggi sehingga paving block model ini lebih disukai oleh para konsumen. Jika dilihat ukurannya, paving block ini biasanya tersedia dalam ukuran 20×20 cm dengan ketebalan sebesar 10 cm.

6. Model Cacing

Paving Block model ini sering disebut dengan paving block zig-zag. Karena bentuknya yang tidak polos, paving block model ini cukup familiar dan banyak diminati oleh orang-orang. Selain itu, paving block ini juga biasanya dipilih sebab ketika sudah menjadi satu kesatuan pemasangan, mampu meningkatkan nilai estetika suatu lahan. Untuk pemasanganya sendiri, paving block model cacing hampir sama dengan paving block model hexagon serta bata.  Ukuran ketebalan dari paving block ini sangat bervariasi yaitu mulai dari 6 cm, 8 cm, hingga 10 cm.

Demikian ulasan mengenai jenis-jenis paving block yang diproduksi oleh pabrik paving block. Semoga anda menjadi lebih mengenal dan familiar dengan varian paving block yang saat ini beredar di pasaran.