Yuk Ketahui Masjid Tertua Di Indonesia

Pada ulasan kali ini adalah tentang masjid tertua di Indonesia yang di bangun di negara kita dengan umur ratusan tahun.

Berikut adalah masjid tertua di Inddonesia

  • Masjid Saka Tungal

Masjid ini terletak di desa Cikakak Saka kabupaten tunggal Wangon dibuat pada 1288, sebagaimana tertulis dengan ukiran di Guru Saka (pilar) masjid. Tapi dalam membangun masjid ini jelas tertulis dalam buku-buku yang ditinggalkan oleh para pendiri masjid ini adalah Kyai Mustolih. Tapi buku-buku ini hilang bertahun-tahun lalu. Setiap Rajab haji 27 diadakan di masjid dan makam Kyai pembersihan Jaro Mustolih.

Letak dari masjid ini adalah ± 30 km dari kota Purwokerto. Dikenal saka tunggal karena untuk membuat tiang hanya menggunakan satu tiang. Yang menurut salah satu pengurus masjid yaitu Bp. Sopani, masjid dengan satu tiang ini sebagai perlambang bahwa Allah adalah satu Tuhan Yang Maha Esa. Di beberapa erdapat rausan monyet di hutan pinus dan hutan lainnya.

  • Masjid Wapauwe

Masjid ini masih terawat dengan baik. Sebagian besar bangunan asli juga disimpan beberapa elemen warisan seperti baterai, Al-Quran tulisan”, sifat skala batu yang beratnya 2,5 kg, dan ornamen logam dan membaca huruf Arab di dinding. Masjid ini masih digunakan sebagai tempat shalat di sekitar penduduk.

Jika mengalahkan drum atau drum suaranya akan terdengar di seluruh desa, mengundang orang untuk datang ke masjid ke gereja.

Tulisan tangan Quran di masjid ini pernah terkena Festival Istiqlal di Jakarta. Beberapa tambahan baru adalah wudlu, karpet, kipas dan listrik untuk penerangan.

  • Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak terletak di Jawa Tengah tepatnya Masjid ini berada di desa Kauman,Kabupaten Demak. Masjid ini dianggap sekali tempat berkumpulnya para sarjana (wali) penyebar agama Islam, juga dikenal sebagai Walisongo untuk membahas penyebaran Islam di Jawa khususnya dan Indonesia pada umumnya. Pendiri masjid ini dianggap Raden Patah, raja pertama dari Kesultanan Demak, sekitar abad 15 SM.

Masjid ini memiliki sebuah bangunan tua dan beranda. Bangunan utama memiliki empat pilar utama yang disebut Saka Guru. tiang dikatakan berasal dari serpihan, yang disebut “chip saka rumah bangunan adalah sebuah bangunan terbuka. atap piramida berbentuk yang didukung delapan tiang yang disebut Saka Majapahit. Pada pembangunannya dulu tentu belum terdapat fasilitas yang modern seperti jam masjid digital adzan seperti sekarang ini.

Di lokasi Masjid Agung Demak yang kompleks, ada beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan hamba-hambanya. Hal ini juga berisi sebuah museum yang berisi berbagai hal tentang sejarah berdirinya Masjid Agung Demak.

  • Masjid Sultan Suriansyah

Masjid Sultan Suriansyah adalah sebuah masjid sejarah merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Tuan Guru (1526-1550), raja Banjar convert pertama yang Islam.

Masjid ini terletak di Distrik Kesehatan Utara, North Banjarmasin, Banjarmasin, daerah yang dikenal sebagai ibukota Kesultanan Banjar Banjar Lama untuk pertama kalinya.

tahap konstruksi arsitektur dan tumpang tindih atap, masjid bergaya banjo tradisional. Banjo tradisional mihrab masjid bergaya memiliki terpisah sendiri dari atap bangunan utama. Masjid ini dibangun di kaki

  • Masjid Ampel

Masjid Ampel adalah sebuah masjid yang terletak di bagian utara Kota Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel, dan di dekatnya ada kompleks makam Sunan Ampel.

Saat ini Masjid Ampel adalah tujuan wisata religius di Surabaya. Masjid ini dikelilingi oleh konstruksi menggunakan Cina dan Arab.

Ampel terdiri masjid sisi kiri, ada juga yang dianggap sebagai sumur menguntungkan, biasanya digunakan oleh orang-orang yang janji meyakininnya ke amplifier.

  • Masijd menara Kudus

Masji Menara Kudus adalah sebuah masjid yang dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi atau tahun 956 Hijriah batu dari Baitul Maqdis di Palestina sebagai batu pertama adalah di Kauman, Kota, Kudus, Jawa Tengah. Masjid ini berbentuk unik, karena memiliki tur serupa candi. Masjid ini merupakan campuran budaya Islam dengan budaya Hindu.

  • Masjid Mantingan

Masjid Mantingan adalah masjid di desa Kecamatan Tahunan Mantingan, Jepara, Jawa Tengah. Masjid ini didirikan di Kesultanan Demak pada tahun 1559. Didirikan oleh porselen dilapisi rumah tinggi ubin, dan juga kereta api undakannya. Semua diimpor dari Makau. Atap bangunan gaya, termasuk China. Eksterior dan interior dinding yang dihiasi dengan bergambar piring tembikar biru, sedangkan dinding sebelah para imam dan pendeta dihiasi dengan relief tempat bergambar satwa liar, penari dan penari diukir dalam amber di batu. Pengawasan pekerjaan konstruksi masjid ini tak lain Han Mo Babah Liem. Di dalam, kompleks makam Sultan masjid Hadlirin, suami Ratu Kalinyamat Kanjeng dan adik dari Sultan Trenggono, penguasa terakhir dari Demak. Selain itu, ada juga makam Mbah Waliullah Abdul Jalil, yang dikenal dengan nama lain Syekh Siti Jenar

  • Al-Hilal Katanga

Masjid ini dibangun pada tahun 1603 Masehi pada masa pemerintahan Taja Gowa-24, I-Daeng Manga’ragi Manrabbiakaraeng Lakiung x 14,4 meter. Ketinggian 11,9 meter bangunan danSultan Alauddin. Kemudian, di tahun 1605 m, masjid telah sepenuhnya didesain ulang untuk diberi nama Masjid Katangka. Struktur Masjid pengukuran 14,1 x 14,4 m dan s